Kau yang sering dicari sebagai lahan rejeki, jika tanahnya tak lagi subur..
Berbondong-bondong menyerbu pusat perekonomian negri..
Membawa segenggam impian dan harapan demi hidup lebih maju..
Gedung-gedung yang menjulang tinggi kian membesarkan hati..
Gudang rupiah yang tersebar di seluruh pojok kotamu..
Kepulan asap yang menyatu terbang membumbung tinggi di langit ibukota..
Ribuan lampu gemerlap di malam kelam..
Kau kota sibuk yang tak mengenal waktu dan lelah..
Peluh yang membasahi raga hingga mentari terbenam..
Kau semakin mempesona..
Biar ribuan ton plastik di sudut sungai..
Ribuan bocah bersenandung dari satu mobil ke mobil lainya..
Sebuah pemandangan yang hanya kutemui di kota ini..
Banyak orang mengecam, Kau kota kejam..
Membiaskan impian dengan kepalsuan, Kau bak Ibu Tiri..
Mengasihi mereka yang pandai mencari muka..
Biar banyak mulut berbicara apapun tentang kau ibukota..
Kau tetap selalu di hati..
Disinilah ku belajar tentang kehidupan..
Mengerti akan perjuangan..
Memahami makna kesabaran.
Meskipun banyak negri entah berantah yang tlah ku singgahi..
Dan itu lebih indah darimu..
Tapi aku selalu ingin kembali di sini.
Oh jakartaku..
.jpg)
No comments:
Post a Comment