Kau
bagi kayu yang terbakar,
Kau
tampak gagah dan kuat,
Namun
disaat kibaran Api menjilat,
Kau
hanya abu yang melebur dan melayang terbawa angin terbang,
Jika
kau menghilang,
Tunjukan
jejak tilas kakimu saat melangkah,
Jika
tidak berikan tanda pita disetiap tikungan jalan,
Biar
aku bisa menemukanmu kelak,
Jika
kau mundur,
Ijinlah
bahwa kau sudah merasa tak sanggup,
Ijinlah
dengan menampakkan muka manismu,
Jangan
seperti jin yang masuk dalam botolnya setelah masa berlakunya abis
untuku,
Trimakasih
kau sudah datang dan hilang begitu saja,
Setelah
hatiku berbunga dan kini layu dan menghitam seperti kena hama,

No comments:
Post a Comment