Monday, February 22, 2016

Pengetuk Pintu

 puisi romantis
 
Hay kamu yang tetiba datang begitu saja,
Pernahkan kamu berfikir siapa yang kau datangi saat ini,
Apa kamu sudah buta menemuiku yang buta,
Apa kamu jin atau peri?
Aku berfikir ini hanya mimpi,
Sang pangeran kuda telah menjemput putri kodok yang terbaring lemah,
Membawanya ke taman bunga yang begitu indah,
Hingga ia tertidur dalam panjangnya mimpi,
Hey kamu,,
Sudahkah kamu sholat istiqarah untuk memutuskan ini?
Tidakkah kamu bertanya pada rembulan atau sang mendung,
Sudahkan kamu menyiapkan penyumpal telinga hingga kamu berpura-pura tuli,

Semoga kedatanganmu dari Tuhan yang sengaja untuk mengujiku lebih lanjut,,

Rahasia Cinta





Aku mengerti cinta begitu manis
Ia berkata.."Aku tak berteman dengan kecewa"
Meski terkadang sedih menemui
Namun ceria selalu menghampirinya
Dulu aku tak begitu mengenal cinta
Karena banyak orang mengira..
Saat kau mengenal cinta harus siap mengenal kecewa
Tapi semua itu salah saat ku mengenal dirinya
Cinta begitu akrab dengan setia
Mereka selalu bersama
Bergandengan berlari penuh suka cita
Bahkan tak sedikitpun mengenal kecewa
Meski rintik hujan terkadang hadir diantaranya
Tapi itu karena ada rindu yang bersahabat dengan mereka
Cinta, setia, dan rindu kini bersatu dalam sebuah ikatan
Yang tak terpisah karena godaan kecewa dan kesedihan
Itulah rahasia cinta saat ku mengenal dirinya..

Sunday, February 21, 2016

Kekuatan Do'a



Setiap hela nafas mengandung harapan
Setiap tetes air mata berarti cinta
Beriringan mengucap pinta yang telah terpatri dalam jiwa
Saling bertautan antara rasa dan pikiran
Dengan sangat tunduk ku meminta
Mengharap dengan penuh keyakinan
Percayalah....
karena setiap apa yang terlintas dibenak
Dan tersurat dalam untaian do'a
Menembus lapisan langit, ruang dan masa
Yang dengan penuh ketulusan semua akan menjadi nyata
Teruslah berharap dan berprasangka baik denganNya
Niscaya keajaiban akan menyapa

Untuk Apa





Bukankah setiap nyawa layak untuk bersua
Merenda asa serapi mungkin
Meski banyak kesulitan dalam menapakinya
Banyak bebatuan menghambat langkah
Akankah salah jika merajut benang yang rapuh??
Jika jarumnya pun tumpul jua
Seakan semua sia-sia..namun disaat tangan begitu lembut memperlakukannya
Untaian kain nan indah dan kuat pasti tercipta
Lalu...semua itu untuk apa??
Pantaskah kita menyiarkannya bahkan membanggakannya..
Karena semua hanya sebatas titipan saja