Tuesday, October 27, 2015

Pejuang Mimpi


kau mulai berlari tiada henti
Menerobos pembatas waktu
Tak peduli sepatu yang mulai menipis
Tergerus aspal untuk kau berlalu

Saat usia semudamu menari diatas pesona dunia
Kau berjuang menembus peradapan
Mencoba memaknai hidup tanpa suka cita
Melalui siang malam penuh peluh semangat

Dan saat seusiamu mulai putus asa
Menyesali hari-hari yang kosong tanpa pencapaian
Meratapi waktu yang tak berputar kembali
Kini kau besar dan hebat oleh caramu sendiri

Lembayung Senja



 
Hembusan angin sore itu mengibaskan mahkotaku tak beraturan..
Bertaburan rintik hujan dibawah teduh senja menaungi pesisir pantai kala itu...
Saat ku tatap langit biru 
Ku teringat pada cerita kita yang mangalun indah..
Canda dan tawa senantiasa mengiringi leburan sendu..

Kini...
Bak air laut yang menghapus jejak langkah..
Kau lepas terombang ambing di lautan biru..
Hingga terdampar di pulau yang kau anggap layak singgah..
Entah seperti apa kau rasakan hembusan angin di sisimu..
Sejuk kah atau menyengat???
Tak banyak harapku...
Selain melihat pelangi di pulau tempat kau berada...