Thursday, February 19, 2015

Teruntuk Ibukota

Kau bagai inti atom dari secuil tembaga..
Kecil hampir tak terlihat oleh mata elang..
Biarpun ribuan gedung menjulang tinggi nan megah..
Terlampau tinggi kekagumanku hingga mulutku menganga..
Dari ribuan kota..
Kau tampak lebih istimewa..
Dengan segala pesona yang begitu gemerlap..
Keringkihan berdampingan dengan keangkuhan..
Namun kau tampak selaras hidup beriringan..
tak ingin ku lihat air matamu membanjiri kemegahanmu ibukota..
aku tau begitu sulit keragaman warna menyatu dalam satu kota..
Namun karena itulah kau tampak lebih menggoda..
Berbagai suku, ras dan kebangsaan saling bersua..
Menggantungkan asa dan impian di tanah ibukota..
Nada-nada yang bersatu menjadi melodi cinta..
Mengalun indah ditengah kemacetan kendaraan mewah..
Tak ada seorangpun berpangku tangan..
Semua bergegas dari fajar hingga senja tiba..
Berjuang demi masa depan..
Hebatnya kau ibukota,, 
disini kau menyediakan semua dari yang tak bisa baca hingga sarjana..
Asal ada satu tekad yang kuat..
Lampu yang begitu gemerlap..
Semangat yang tak pernah padam..
Impian yang selalu maju dan tak pernah sirna..
Jadilah kekuatan agar ibukota semakin bersinar..
Pesona ibu pertiwi yang tak akan memudar..
Majulah kota metropolitan..